...
Mengenal Konsep Hunian SOHO dan WOHO, Apa Perbedaannya
Mengenal Konsep Hunian SOHO dan WOHO, Apa Perbedaannya

Mengenal Konsep Hunian SOHO dan WOHO, Apa Perbedaannya?

Berkantor di rumah telah menjadi sebuah tren yang semakin digemari dalam kehidupan masyarakat modern. Pemikiran untuk bekerja dari rumah menimbulkan munculnya pendekatan baru terhadap ruang kerja yang sesuai dengan kebutuhan. Saat ini, terdapat suatu konsep hunian yang dikenal sebagai SOHO atau Small Office Home Office dan WOHO atau Work Office Home Office. Mari mengenal lebih jauh konsep hunian SOHO dan WOHO serta perbedaannya. -MegaBaja.co.id

Banyak yang ingin berkantor atau bekerja dari rumah karena ingin memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga. Di samping itu, kemajuan teknologi digital telah memberikan dukungan tambahan yang memungkinkan setiap orang untuk bekerja dari mana saja. Dengan adanya hunian SOHO dan WOHO, hal tersebut bisa terwujud dengan mudah.

Konsep SOHO telah hadir lebih dulu dari WOHO. Namun, WOHO membawa konsep SOHO ke tingkat yang lebih maju dan menyesuaikan kebutuhan penghuni ruang. Salah satu perbedaannya adalah bahwa WOHO tidak hanya menekankan pada kebutuhan akan ruang kerja di rumah. Konsep ini juga mempertimbangkan aspek-aspek lain seperti gaya hidup, keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, serta integrasi teknologi untuk mendukung produktivitas. Baca juga artikel lainya tentang Karakteristik Arsitektur dan Interior Tuscan, Hunian Ala Italia Klasik.

Konsep Hunian SOHO dan Karakteristiknya
Konsep Hunian SOHO dan Karakteristiknya

Konsep Hunian SOHO dan Karakteristiknya

Small Office Home Office (SOHO) merupakan sebuah arsitektur konsep hunian yang mengintegrasikan fungsi kantor dan tempat tinggal dalam satu bangunan. Karakteristik utama dari SOHO membuatnya menjadi pilihan menarik bagi individu atau bisnis kecil yang mencari fleksibilitas dan efisiensi dalam penggunaan ruang.

Sebagai pionir dalam hunian compact lifestyle, SOHO menawarkan solusi dengan memberikan ruang yang terbatas tetapi berfungsi ganda. Umumnya SOHO hadir dalam bentuk unit apartemen atau ruang yang relatif kecil untuk menampung satu atau dua orang untuk bekerja secara efisien. Meskipun kapasitasnya terbatas, SOHO tetap menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan fleksibilitas dan efisiensi dalam penggunaan ruang. Lantas, apa saja karakteristiknya? Berikut Penjelasannya:

1. Struktur Bangunan Dua Lantai

Pertama-tama, SOHO sering kali memiliki struktur bangunan dua lantai. Lantai pertama didedikasikan sebagai ruang kantor dan lantai kedua sebagai ruang tinggal. Penempatan kantor di lantai pertama memungkinkan untuk akses yang mudah dan terpisah dari area hunian. Dengan demikian, sehingga aktivitas kerja dapat berlangsung dengan lebih teratur dan efisien.

2. Menggunakan Mezzanine

Menggunakan Mezzanine
Menggunakan Mezzanine

Satu karakteristik yang menonjol dari desain SOHO adalah adanya mezzanine atau ruang void di lantai kedua. Keberadaan mezzanine menciptakan keterhubungan visual antara lantai pertama dan kedua. Hal ini memungkinkan kegiatan kerja yang terjadi di lantai pertama dapat terpantau atau diawasi dari lantai kedua. Ini akan meningkatkan koordinasi dan keterhubungan antara kegiatan kerja dan kehidupan rumah tangga.

3. Penghubung Lantai 1 dan 2 Menggunakan Tangga atau Lift

Penghubung antara lantai pertama dan kedua biasanya dilakukan melalui tangga, yang memberikan akses yang nyaman antara ruang kantor dan ruang tinggal. Adanya lift di bangunan SOHO juga menjadi keunggulan tersendiri, karena memudahkan akses untuk orang-orang yang memiliki mobilitas terbatas. Lift juga kerap dimanfaatkan untuk membawa barang-barang berat ke lantai pertama tempat pintu utama hunian berada.

4. Kurangnya Privasi

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh hunian SOHO adalah kurangnya privasi. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa penghuni dan rekan kerja dapat saling bertemu karena jalur lalu-lintas yang sama. Meskipun ini meningkatkan interaksi sosial dan kolaborasi, namun juga dapat mengurangi tingkat privasi bagi penghuni. Apalagi jika terjadi gangguan antara kegiatan kerja dan kehidupan pribadi.

Untuk mengatasi tantangan ini, penting untuk mempertimbangkan strategi desain yang dapat meningkatkan privasi tanpa mengorbankan keterhubungan antar individu. Salah satunya adalah dengan memperhatikan tata letak ruang yang memisahkan area kerja dan area tinggal secara visual atau fisik. Dapat juga menyediakan ruang yang cukup untuk kegiatan pribadi tanpa terganggu oleh aktivitas kerja.

Konsep Hunian WOHO dan Karakteristiknya

Di sisi lain, WOHO (Work Office Home Office) merupakan evolusi dari konsep SOHO yang menawarkan ruang yang lebih besar dan fasilitas yang lebih lengkap. Dengan akses yang lebih luas dan fasilitas yang lebih lengkap, WOHO menjadi solusi lingkungan kerja yang fungsional, nyaman, dan terintegrasi dengan kehidupan rumah tangga. Dalam WOHO, terdapat pemisahan yang jelas antara area kerja dan area tempat tinggal.

Konsep Hunian WOHO dan Karakteristiknya
Konsep Hunian WOHO dan Karakteristiknya

Seperti halnya dengan SOHO, WOHO juga memiliki karakteristik unik yang membuatnya menjadi pilihan menarik. Berikut beberapa karakteristik WOHO:

1. Bangunan Dua Lantai dengan Lantai Kedua Full Slab

Salah satu karakteristik utama dari WOHO adalah strukturnya yang terdiri dari dua lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai area kerja atau kantor, sementara lantai kedua digunakan sebagai ruang tinggal. Namun, perbedaan signifikan antara WOHO dan SOHO terletak pada desain lantai kedua. 

Pada WOHO, lantai kedua umumnya memiliki bentuk lantai penuh atau full slab, yang berarti tidak ada ruang void atau mezzanine seperti yang terdapat pada SOHO. Hal ini menciptakan pemisahan yang lebih jelas antara area kerja dan area tinggal, meningkatkan privasi bagi penghuni.

Dengan demikian, dalam WOHO, kegiatan kerja yang terjadi di lantai pertama cenderung tidak dapat dipantau dari lantai kedua. Ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih terpisah dan fokus. Penghuninya dapat bekerja tanpa terganggu oleh aktivitas rumah tangga atau sebaliknya.

2. Penghubung Tiap Lantai Menggunakan Tangga/Lift dengan Akses Berbeda

Penghubung antara lantai pertama dan kedua biasanya dilakukan melalui tangga, yang memberikan akses yang nyaman antara kedua area tersebut. Namun, perbedaan signifikan lainnya dengan SOHO adalah dalam hal akses masuk. 

WOHO biasanya memiliki dua pintu masuk yang berbeda untuk mengakses lantai pertama dan lantai kedua. Hal ini memastikan bahwa penghuni dan rekan kerja dapat memasuki bangunan melalui pintu yang sesuai dengan tujuan mereka. Dengan demikian, ini akan mengurangi kemungkinan interaksi yang tidak diinginkan antara mereka.

Selain itu, lift bangunan dalam WOHO juga dirancang secara terpisah untuk mengakses area kerja dan area tinggal. Lift yang menuju ke area kerja atau perkantoran berbeda dengan lift yang menuju ke area tinggal. Posisi kedua lift tersebut juga terletak di lobby yang berbeda dan terpisah, sehingga penghuni dan rekan kerja dapat bergerak secara terpisah tanpa harus berpapasan.

3. Privasi Lebih Terjaga

Dengan adanya perbedaan akses masuk dan lift yang terpisah ini, privasi bagi penghuni dalam WOHO dapat lebih terjaga. Interaksi antara penghuni dan rekan kerja dapat dikelola dengan lebih baik, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan produktif untuk bekerja.

Secara keseluruhan, karakteristik WOHO mencerminkan evolusi dari konsep SOHO yang lebih matang dan terpisah secara jelas antara area kerja dan area tinggal. Dengan menggabungkan fleksibilitas ruang kerja di rumah dengan kenyamanan hunian yang terpisah, WOHO menjadi solusi yang menarik jika kamu mengutamakan privasi dan fokus dalam bekerja dari rumah.

Namun, meskipun WOHO dan SOHO menawarkan berbagai keuntungan, ada juga tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah kesulitan dalam memisahkan antara waktu kerja dan waktu pribadi. Hal ini karena batas antara keduanya menjadi kabur dalam lingkungan kerja yang sama. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kebiasaan dan rutinitas yang jelas untuk memastikan bahwa waktu kerja efektif dan waktu istirahat tetap terjaga.

Just an ordinary people.